Mengenal Tentang Semut Rangrang dan Budidayanya

Mengenal Tentang Semut Rangrang dan Budidayanya

Bagi Anda yang menggeluti di bidang budidaya, pasti tidak asing dengan semut rangrang. Semut yang katanya memiliki berbagai manfaat  ini tidak pernah sepi peminat.

Sebenarnya, apa sih semut rangrang itu? Apa makanannya? Bagaimana budidayanya? Tenang, Anda akan menemukan jawabannya pada artikel berikut ini.

Apa Itu Semut Rangrang?

Rangrang atau disebut juga dengan kerangga ini memiliki nama latin Oecophylla smaragdina yang masuk dalam kingdom animalia kelas insecta.

Ia merupakan semut yang memiliki ukuran besar dan terkenal dengan kemampuannya dalam membuat anyaman pada sarangnya. Dalam bahasa inggris, kerangga disebut dengan weaver ant atau semut penganyam.

Serangga satu ini memiliki sifat menjaga teritorialnya dan juga memiliki tempramen yang mana tidak akan ragu menyerang apapun yang menganggu aktivitas dan teritorialnya.

Selama ini rangrang dibuat untuk menjaga buah yang mulai ranum di kebun dan juga untuk makanan burung.

Rangrang menghasilkan kroto, campuran telur, puva semut, dan juga larva. Kroto inilah yang banyak dimanfaatkan oleh orang-orang untuk makanan burung dan juga untuk menjadi umpan saat memancing.

Yang perlu Anda ketahui adalah, tidak semua rangrang menghasilkan kroto. Hanya semut yang memiliki nama latin Oecophylla smaragdina yang mampu menghasilkan kroto.

Orang orang lokal di Indonesia umumnya menyebutnya dengan semut merah, semut kararangge, dan juga semut api. Jenis semut merah ini banyak ditemukan dari mulai India, Asia Tenggara, hingga di Australia bagian utara.

Makanan Rangrang

Mungkin Anda penasaran dengan makanan dari semut satu ini. Semut merah ini umumnya menyukai makanan yang memiliki kandungan protein dan juga gula yang tinggi.

Kebutuhan gula tersebut didapatkan oleh semut merah dari nektar dan juga hasil simbiosis mutualisme dengan kutu jenis aphid, yang mana ia merupakan kutu penghasil embun madu.

Simbiosis mutualisme antara keduanya adalah semut merah meghasilkan cairan manis kutu daun, sedangkan kutu daun tersebut mendapatkan perlindungan dari semut dari serangan para predator lainnya.

Tetapi, apabila kutu tersebut tidak lagi dapat menghasilkan embun madu, maka rangrang bisa langsung memangsanya juga.

Sedangkan kebutuhan akan protein serta lemak didapatkan semut rangrang dari mangsanya. Mangsa dari semut ini ialah hewan kecil seperti serangga, cicak, dan lain sebagainya.

Tetapi, semut ini juga bisa memangsa hewan besar yang bahkan ukurannya jauh dari ukurannya sendiri, lho! Ia menyerang mangsanya bersama kelompoknya yang berjumlah banyak.

Budidaya Rangrang yang Harus Anda Ketahui

Budidaya rangrang di Indonesia sudah sangat berkembang, utamanya dengan fakta bahwa hobi memelihara burung dan juga memancing juga berkembang pesat.

Kroto adalah makanan alami yang bagus dan banyak dipilih karena dipercaya mampu meningkatkan kualitas burung yang dipelihara dan merupakan umpan yang disukai para ikan.

Untuk budidaya krotonya sendiri, sudah sangat berkembang dan juga meningkat pesat. Kroto tidak hanya dibudidayakan terbatas pada sarang yang terdapat dipepohonan.

Ia juga dapat dibudidayakan didalam rumah dengan sarang yang sengaja dibuat. Beberapa material yang dibutuhkan untuk membudiayakan ini adalah plastik kontainer, toples, paralon, dan selongsing bambu.

Budidaya ini sangat terkenal karena tidak membutuhkan modal yang besar dan juga infrastrukturnya yang juga terbatas.

Usaha budidaya semut merah penghasil kroto ini sangat cocok untuk usaha rumahan atau untuk usaha sampingan Anda.

Profit yang dihasilkan pun lumayan, maka tidak mengherankan banyak orang yang ingin mencoba peruntungan dengan budidaya ini.

Setelah mengetahui serba serbi tentang rangrang, apakah Anda berminat untuk membudidayakannya? Jangan lupa untuk mempelajari setiap detail agar budidaya Anda berhasil. Semoga bermanfaat!

Loading...
0 Shares

No Responses

Write a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this:

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close