jenis lebah madu

Jenis-Jenis Lebah Madu di Indonesia

Madu dikenal mempunyai banyak sekali khasiat. Dihasilkan dari lebah, minuman ini selalu digemari oleh semua kalangan.

Baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Tapi tahukah Anda di Indonesia dihuni oleh berbagai macam dan  jenis-jenis lebah madu. Anda harus paham akan hal ini.

Jenis-Jenis Lebah Madu

Budidaya lebah di Indonesia dimulai dari abad ke 19. Rijkeus, seseorang berkebangsaan Belanda yang pertama kali mengenalkannya.

Ia mengubah cara masyarakat yang sering mencari madu di hutan. Hingga saat ini, banyak sekali jenis yang beredar di pasaran. Mulai dari klanceng, hutan hingga liar.

Tapi mayoritas dihasilkan oleh beberapa lebah di bawah ini :

1. Apis Cerana

Selain ditemukan di Indonesia, jenis ini juga ada di Afghanistan, Jepang dan Cina. Termasuk dalam lebah yang sedikit ganas. Sehingga perawatannya lebih susah dibanding yang lainnya.

Cara ternaknya, diletakkan dalam kotak yang bisa dipindahkan. Yang  mampu menghasilkan madu sebanyak 2-5 kg per tahunnya.

2. Apis Florea

Dikenal dengan sebutan lebah madu kerdil. Namun sayangnya, jenis ini jarang ditemui di Indonesia. Tetapi banyak di India, Oman dan Iran.

Tidak bisa dibudidayakan karena termasuk salah satu lebah liar. Per tahunnya menghasilkan madu yang relatif kecil yaitu sebanyak 1-3 kg. Kalau di pasaran, hasilnya disebut dengan madu lanceng.

3. Apis Dorsata

Disebut sebagai lebah raksasa karena ukurannya paling besar diantara jenis lebah madu lainnya. Tapi juga bisa dibilang paling produktif. Sengatannya cukup berbahaya.

Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada yang berani membudiyakan. Hidup di daerah hutan tropis seperti di Kalimantan dan Sumatra. Tetapi tidak bisa hidup di daerah Papua.

Agar tidak mengancam keberadaanya, perlu dilaksanakan kerjasama antara pemburu madu hutan dengan pembeli. Jangan dipanen semua. Sisakan beberapa agar koloni masih bisa mengembangkan sarangnya.

4. Apis Mellifera

Apis Mellifera berasal dari Eropa. Jenis ini menjadi favorit para peternak di Indonesia. Pertama karena memiliki kemampuan adaptasi iklim yang bagus. Kedua, menghasilkan madu sangat banyak berkisar antara 35-40 kg per tahunnya.

Apis Mellifera juga terbagi menjadi beberapa jenis. Yaitu Apis Mellifera Mellifera, Apis Mallifera Lahzeni, Apis Mallifera Caucasia, Apis Mellifera Linguistica dan terakhir Apis Mallifera Carnica. Masing-masing mempunyai ciri khas yang berbeda.

5. Apis Nigronicta

Disebut dengan lebah lokal Sulawesi. Karena keberadaannya tersebar di Kepulauan Sulawesi dan Mindanao, Filipina. Memiliki ciri khas berwarna kuning pada bagian bawah wajah. Memiliki ukuran lebih besar dibandingkan Apis Cerana.

6. Apis Koschevnikovi

Jenis ini sulit ditemukan di Pulau Jawa. Tetapi masih banyak di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Nama lainnya, adalah lebah madu merah.

7. Trigona Sp

Merupakan jenis paling kecil diantara lainnya. Hanya sekitar 3-4 mm. Karena bentuknya yang kecil, madu yang dihasilkan pun juga tidak terlalu banyak.

Namun, selain madunya yang diambil. Para peternak juga mengambil propolis yang nantinya akan diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi kecantikan.

8. Apis Andreniformis

Ciri-cirinya yaitu memiliki warna belang hitam dan putih di bagian belakangnya. Tersebar di daerah tropis dan subtrpis, salah satunya Indonesia. Biasanya, sarangnya terletak di ranting pohon atau semak-semak.

Setelah mengetahui jenis-jenis lebah madu. Hendaknya, Anda bisa membedakan mana lebah dan tawon. Walaupun terkadang besar dan bentuknya hampir sama.

Keduanya mempunyai perbedaan yang mencolok. Jika lebah menghasilkan madu, sedangkan tawon tidak. Dari beberapa di atas, jenis mana yang menjadi favorit Anda?

Loading...
0 Shares

No Responses

Write a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this:

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close