Media Polybag Sayuran

Media Tanam Sayuran Polybag Paling Baik dan Sesuai

Untuk menanam tanaman memerlukan media tanam yang baik dan benar. Media tanam menjadi faktor penting untuk menentukan hasil dari bercocok tanam tersebut.

Sehingga media tanam harus tepat san sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam. Jenis media tanam ini bermacam-macam, salah satunya media tanam sayuran polybag  yang lebih mudah ditembus oleh akar.

Media Tanam Sayuran Polybag

Jenis media tanam bermacam-macam. Setiap tanaman membutuhkan media tanam yang sesuai dengan karakteristik tanaman tersebut.

Untuk tanaman buah biasanya menggunakan media tanam yang solid dan kuat. Karena pertumbuhanya lebih besar dan kuat.

Sedangkan tanaman sayuran membutuhkan media tanam yang lebih gembur agar dapat ditembus oleh akar.

Media tanam yang digunakan untuk tanaman sayuran yaitu polybag. Polybag mempunyai keunggulan lebih mudah ditembus oleh akar saat tanaman dipindahkan ke dalam tanah atau ke lahan.

Namun, media tanam polybag tetap harus memperhatikan syarat yang dibutuhkan, yaitu:

  1. Mampu memberikan ruang tumbuh bagi akar

Polybag harus mampu menyediakan ruang yang cukup untuk pertumbuhan akar. Seiring dengan pertumbuhan tanaman, akar semakin panjang dan kuat sehingga memerlukan ruang yang cukup untuk tumbuh. Polybag harus mudah ditembus oleh akar agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman tersebut.

  1. Mampu menopang tanaman

Selain memberikan ruang yang cukup, polybag juga harus mampu menopang tanaman diatasnya. Walaupun polybag mudah ditembus akar, namun tetap harus solid untuk menopang akar dan batang tanaman agar tidak tumbang dan roboh. Sehingga tanaman sayuran bisa tumbuh dengan baik.

  1. Mempunyai porositas yang baik

Polybag harus mampu menyimpan air dan mempunyai kemampuan untuk mengalirkan air dengan bak. Sehingga dapat mempertahankan kelembabab tanah di dalamnya.

Pada bagian samping harus diberi rongga sebagai jalur masuk dan keluar air serta menyimpan cadangan air yang dibutuhkan oleh tanaman.

  1. Mempunyai kemampuan aerasi

Polybag juga harus mempunyai kemampuan mengalirkan oksigen dengan baik. Tanaman dalam polybag harus tetap terjaga kelembabab dan kadar oksigenya. Sehingga dibuat dengan rongga kecil dan tekstur yang gembur.

  1. Menyediakan unsur hara yang baik

Unsur hara mempunyai peran penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara dapat berupa pupuk yang ada dalam polybag. Unsur hara juga dapat berupa mikroorganisme yang ada dalam media tanam tersebut.

  1. Tidak mengandung penyakit

Media tanam tidak boleh mengandung penyakit termasuk untuk polybag. Hama dan penyakit dalam menyerang tanaman dan membuat tanaman mati. Sehingga media tanam harus steril dan bersih.

Material Media Tanam Untuk Sayuran

Media tanam juga mempunyai material didalamnya yang tidak bisa dipisahkan, yaitu:

1. Tanah

Tanah untuk polybag ada dua type yaitu tanah lempung dan pasir.  Tanah pasir berfungsi sebagai drainase atau mengalirkan air.

Dan tanah lempung berperan untuk menyimpan cadangan air untuk tanaman. Namun, pastikan tanah tersebut tidak terlalu lempung dan tidak terlalu berpasir atau tanah gembur.

2. Kompos

Kompos adalah bahan organik yang berfungsi untuk menyediakan unsur hara. Kompos yang digunakan yaitu kompos padat agar dapat memperbaki struktur tanah.

Kompos juga berfungsi untuk mencegah hama dan penyakit. Biasanya kompos yang digunakan adalah pupuk kandang yang sudah matang.

3. Serabut Kelapa

Serabut kelapa berfungsi untuk menetralkan keasaman tanah dalam media tanam. Serabut kelapa cocok digunakan untuk daerah yang kering karena mempunyai sifat asam.

Anda juga bisa menggunakan arang sekam. Arang ini dapat meningkatkan jumlah porositas tanah dalam media tanam.

Media tanam sayuran polybag menjadi pilihan paling tepat. Karena polybag mempunyai keunggulan daripada pot.

Tanaman sayuran membutuhkan media yang lunak dan mudah ditembus oleh akar agar mudah dipindahkan ke lahan tanam. Sehingga polybag paling baik digunakan sebagai media tanam untuk tanaman sayuran

Loading...
Tweet
Share
0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like

Cara Panen Buah Kakao

Pohon buah kakao akan mengalami masa produktivitas paling optimalnya pada usia 7-11 tahun. Akan tetapi, pohon kakao sudah mulali memproduksi buah kakao sejak berumur 2.5-3 tahun pertama. Oleh sebab itu,…
View Post