Buka Usaha Coklat dengan Pengolahan Biji Kakao

Buka Usaha Coklat dengan Pengolahan Biji Kakao

Coklat adalah jajanan yang paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya kalangan anak-anak hingga remaja.

Namun apakah Anda tahu darimana coklat yang lezat tersebut? Coklat berasal dari biji kakao. Agar menjadi coklat yang lezat maka pengolahan biji kakao harus dilakukan dengan tepat dan benar.

Mengolah biji kakao memang memerlukan proses yang panjang dan waktu yang lama.

Namun tidak ada salahnya Anda mencoba membeli buah kakao dari petani tanaman coklat dan mencoba mengolah menjadi coklat sendiri. Bukankah bisa menjadi peluang bisnis bagi Anda?

Cara Pengolahan Biji Kakao yang Benar

Jika Anda sudah memutuskan ingin mengetahui proses mengolah biji kakao hingga menjadi coklat, simak cara-cara mengolah kakao di bawah ini agar bisa Anda jadikan referensi membuat coklat sendiri di rumah.

1. Pilih Buah Kakao yang Tepat

Dapatkan buah kakao yang bagus dan sehat dari petani coklat. Buah kakao yang bagus adalah yang tidak terserang hama dan penyakit serta berwarna kuning.

Lihatlah apakah kulitnya segar dan mulus, jika iya maka Anda bisa mengolahnya menjadi coklat.

2. Pembelahan Buah Kakao

Buah kakao bisa dibelah dengan menggunakan alat yang bisa memisahkan antara kulit dan bijinya. Yang akan kita oleh berikutnya adalah biji kakao tersebut.

Mesin pemisah ini memiliki kapasitas per jamnya mampu menghasilkan 5000 biji kakao. Tetapi kadang ada petani yang sudah menjual dalam bentuk biji kakao.

3. Roasting Biji Kakao

Roasting atau menyangrai biji kakao bisa Anda lakukan di rumah dengan menggunakan oven. Letakkan biji kakao pada loyang panggangan dan masukkan ke dalam oven selama kurang lebih 30 menit dengan suhu sedang.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan wajan dengan cara menyangrai biji kakao selama 15-30 menit. Hal ini dimaksudkan agar biji kakao kering.

4. Pisahkan dari Kulit Luarnya

Bagian kotiledon atau bagian dalam biji kakao adalah yang nantinya akan dioleh menjadi coklat. Bagian ini tertutupi dengan kulit tipis sehingga harus dikupas dulu kulitnya.

Kulit ini sangat tipis, Anda bisa menggunakan kipas agar kulitnya beterbangan meninggalkan kotiledonnya.

5. Proses Penggilingan dan Pencampuran

Bagian kakao yang telah dipisahkan dengan kulitnya tadi masuk ke dalam proses penggilingan. Proses ini cukup berat jika tidak menggunakan mesin karena membutuhkan waktu yang lama. Jadi kesabaran Anda dilatih disini.

Selanjutnya, pencampuran akan dilakukan jika kakao sudah meleleh seperti pasta dan terus di aduk. Sementara itu campurkan beberapa bahan seperti gula, susu, atau bahan lain sebagai rasa tambahan pada coklat Anda ke adonan kakao yang sedang di aduk.

6. Lakukan Pemanasan Adonan

Saat adonan sudah selesai di aduk, maka gunakan microwave atau pemanas untuk meluruhkan kristal lemak hingga adonan mencair. Waktu yang Anda butuhkan sekitar 12-15 menit dengan suhu sekitar 38 hingga 48 derajat celcius.

7. Cetak Coklat Sesuai Selera Anda

Jika kakao sudah dipanaskan maka turunkan suhu panasnya dengan cara mendiamkan selama beberapa saat hingga sedikit dingin.

Tuang adonan coklat tersebut ke dalam cetakan favorit Anda dan masukkan ke dalam lemari es hingga adonan coklat beku.

Sangat sederhana bukan cara yang ditawarkan untuk membuat coklat sendiri melalui pengolahan biji kakao.

Jika Anda suka berwirausaha, usaha coklat adalah referensi yang pas untuk Anda karena coklat banyak digemari. Yakin pasti dagangan Anda akan laris manis.

Loading...
0 Shares

No Responses

Write a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this:

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close