Cara Menanam Bayam Sendiri di Rumah

Budidaya bayam organik adalah informasi penting yang dapat membantu Anda untuk lebih rajin mengonsumsi sayuran hijau kaya manfaat satu ini.

Sayuran kaya manfaat ini efektif ditanam pada ketinggian mencapai 1000 meter di atas permukaan laut. Dapat berhasil hingga panen jika perawatannya tepat.

Budidaya bayam dapat dilakukan dengan cara organik dan cara non organik. Tidak ada perbedaan signifikan antara kedua jenis metode tanam ini.

Hal-hal lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk menjalani budidaya bayam adalah pemberian pupuk, perawatan daun tanaman, kebersihan, dan pengairan kebun.

Cara Budidaya Bayam Secara Organik

Kali ini yang akan kita bahas adalah tahapan penanaman bayam organik. Ada berbagai langkah yang dapat ditempuh, detailnya terangkum dalam poin serta pembahasan di bawah ini:

1. Penyiapan Benih

Hal pertama yang wajib dipersiapkan ketika membudidayakan tanaman bayam adalah penyiapan benih. Pengambilan benih untuk penanaman bayam ini membutuhkan tanaman bayam yang ditanam kurang lebih sampai 3 bulan. Usia bayam sudah cukup tua untuk kemudian dimanfaatkan benih sayurannya.

Anda dapat segera menanam benih bayam yang diambil dari tanaman sayurannya atau menyimpannya paling lama satu tahun.

Lama penyimpanan satu tahun ini maksimal dan hanya dapat diterapkan pada  bayam dengan kualitas terbaik. Kuncinya adalah menjaga tanaman asal benih bayam yang dibudidayakan.

2. Pengolahan Lahan

Sudah selesai dengan persiapan benih untuk menanam bayam, selanjutnya Anda dapat meneruskan tahapan ke pengolahan lahan.

Permukaan tanah yang layak dijadikan kebun bayam adalah tanah yang dibentuk menjadi bedengan dengan lebar bedengan kurang lebih sebesar 20 sampai 30 cm luasnya.

Jika pH tanah sudah cocok, selanjutnya Anda dapat meneruskan tahapan ke penebaran pupuk kandang, salah satunya dengan pemanfaatan kotoran ayam.

Untuk banyak pupuk per hektarnya mencapai 10 ton dan Anda harus mendiamkannya kurang lebih 2 sampai 3 hari agar tanah ternutrisi dengan baik.

3. Penebaran Benih

Jika lahan sudah dirasa cukup untuk dilakukan proses penanaman, maka Anda dapat menebarkan benih ke area kebun bayam tersebut.

Benih bayam ini sangat kecil, Anda disarankan menggunakan saringan agar benih bayam tersebar merata ke segala penjuru. Jika asal, bisa saja benih bayam berkumpul di satu titik.

Dampaknya, bayam satu dan lainnya akan berebutan unsur hara dan tidak maksimal hasilnya.

4. Perawatan Tanaman

Setelah benih ditebarkan maka tanaman bayam siap untuk dikenakan perawatan. Perawatan umum atau paling utama dari setelah penanaman benih bayam adalah kecukupan kadar air.

Artinya, jika benih bayam menerima kadar air yang cukup, otomatis bayam pun akan tumbuh subur tanpa masalah.

Perhatikan terus perkembangan tanaman bayam, jika sekiranya di umur 2 minggu kondisi tanaman seakan tidak subur atau bermasalah, Anda dapat menanganinya dengan pemberian pupuk tambahan.

Gunakan kembali kotoran ayam atau jenis pupuk kandang lainnya untuk membudidayakan bayam.

5. Panen

Terakhir, ketika semua tahapan sudah dilalui dengan benar maka Anda tinggal mengeruk hasilnya melalui masa panen. Umumnya masa panen ini berlangsung setelah 20 hari pasca masa tanam selesai.

Anda dapat memanen bayam dengan langsung mencabutnya kemudian ditimbang jika hendak dijual.

Berbagai tahapan di atas dapat juga Anda terapkan ketika menanam bayam non-organik, tinggal mengganti pupuk kandang dengan pupuk buatan.

Bayam yang berhasil dipanen dapat dikonsumsi sendiri atau jika jumlahnya banyak, hasil budidaya bayam organik dapat Anda jual ke pasaran luas untuk mendapatkan untung yang menggiurkan.

Loading...
0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
cara membuat pestisida organik

Cara Membuat Pestisida Organik

Perlu Anda ketahui bahwa ada banyak cara untuk membuat pestisida organik secara sederhana dan praktis. Perlu Anda ketahui bahwa resep pestisida organik biasanya diperoleh dari pengalaman para petani, kearifan lokal…
View Post
Ikan Gurame

Jenis Ikan Air Tawar untuk Konsumsi

Ikan terdiri dari berbagai jenis, salah satunya adalah ikan air tawar yang memiliki kandungan tinggi protein. Banyak alasan orang lebih memilih mengonsumsi ikan tawar dibandingakan air laut. Pasalnya ikan yang…
View Post