Jenis Pupuk Kompos

Jenis Pupuk Kompos Penyubur Tanah Secara Alami

Salah satu komponen penting saat memelihara tanaman adalah kesuburan tanah. Hal itu karena tanah menyediakan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman.

Penambahan nutrisi dalam tanah bisa dilakukan dengan memberikan pupuk, salah satunya dengan pupuk kompos. Ada beberapa jenis pupuk kompos yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanah.

Jenis Pupuk Kompos

1. Pupuk Kompos Kandang

Sesuai namanya, pupuk ini menggunakan bahan dasar dari kandang atau kotoran ternak. Proses pembuatan pupuk kompos kandang berjalan secara anaerob dimana tidak menggunakan oksigen pada saat pembusukan bahan organik atau hanya melibatkan oksigen dalam jumlah sedikit.

Pembuatannya juga cukup sederhana. Anda hanya perlu mencampurkan kotoran ternak, jerami, dedak, dan bioaktivator berupa EM4 yang bisa didapat di toko pertanian.

Bahan-bahan tersebut kemudian disusun dan ditutup sehingga oksigen tidak masuk terlalu banyak.

Proses pembusukan kompos kandang biasanya akan berlangsung sampai beberapa minggu, sehingga Anda harus membolak-balikkan campuran setidaknya seminggu sekali.

Hal ini berguna untuk menurunkan suhu kompos karena pada saat pembusukan, akan terjadi peningkatan suhu dalam campuran bahan tersebut.

2. Pupuk Organik Cair (POC)

Berbeda dengan pupuk kandang, pupuk organik cair memiliki bentuk cair. Pupuk ini juga lebih banyak menggunakan bahan-bahan yang berasal dari limbah rumah tangga.

Proses pembusukan pupuk organik cair juga berlangsung secara anaerob dimana oksigen yang terlibat sangat sedikit.

Jika Anda berminat untuk membuat pupuk organik cair, bahan yang diperlukan adalah sayuran, buah, atau daging busuk, EM4, dan cairan gula.

Bahan berupa sayuran dan buah busuk harus Anda potong-potong terlebih dahulu untuk memudahkan proses pembusukan, kemudian campurkan EM4 dan cairan gula.

EM4 akan mempercepat proses pembusukan dan cairan gula berguna sebagai makanan bagi mikroorganisme tersebut.

Anda bisa memasukkan bahan-bahan tersebut kedalam bahan yang tertutup tetapi memiliki lubang di bagian atas.

Ini penting karena pembuatan POC akan melibatkan larva lalat hitam dan lubang tersebut berguna sebagai tempat keluar masuk lalat hitam.

Proses pembusukan berlangsung lebih cepat dibandingkan dengan pupuk kandang, tetapi Anda perlu untuk mencairkan pupuk tersebut sebelum digunakan.

Cara penggunaannya yaitu dengan menyemprotkan POC ke bagian batang dan daun tanaman. Ini berguna untuk mencegah hama tertentu dan memudahkan pupuk untuk masuk ke bagian daun tanaman.

3. Pupuk Kompos Cacing

Pupuk kompos cacing atau vermikompos pada dasarnya adalah jenis pupuk kompos yang dibuat dari kotoran cacing. Sama seperti makhluk hidup lainnya, cacing juga akan mengeluarkan kotoran.

Nah, kotoran inilah yang berguna untuk menambah nutrisi di dalam tanah.

Kotoran cacing bermanfaat dalam menambah nutrisi di tanah. Sifatnya yang mirip dengan tekstur tanah dan berukuran lebih kecil, menjadikan pupuk kompos cacing lebih mudah diserap oleh tanaman.

Selain itu, pupuk kompos ini juga bisa memperbaiki struktur tanah dan sifat fisika serta biologi tanah.

4. Pupuk Bagase

Pupuk bagase adalah pupuk yang didapat dari limbah tebu. Pupuk bagase diperoleh dari sisa panen tebu berupa batang tebu yang telah digiling.

Setelah proses penggilingan, pengolahan tebu akan menyisakan ampas tebu yang ternyata berguna bagi tanaman. Pupuk bagase mengandung berbagai jenis nutrisi esensial bagi tanah seperti N, P, K, Ca, dan Mg.

Proses pembuatan pupuk bagase hampir mirip dengan pupuk kompos kandang dimana campuran ampas batang tebu dan kotoran sapi ditumpuk kemudian dibiarkan membusuk.

Selama proses pembusukan, perlu dilakukan pembalikan untuk menurunkan suhu pupuk. Proses ini akan memakan waktu sampai 2 bulan.

5. Pupuk Kompos Takakura

Pupuk kompos takakura adalah kompos alami yang tercipta dari proses mendaur ulang sampah dapur yang ada. Nama pupuk Takakura, di ambil dari penemunya yaitu Mr. Takakura yang merupakan orang Jepang.

Awalnya, Mr. Takakura mencari solusi atas banyaknya sampah organik yang ada di Surabaya. Kemudian muncullah ide untuk mendaur sampah ulang yang ada di dapur.

Jika kamu ingin tahu cara membuat pupuk takakura, selengkapnya baca artikel pembahasan khusus cara membuat pupuk kompos Takakura.

Pupuk kompos memiliki manfaat yang berbeda dibandingkan dengan pupuk kimia. Pupuk kompos selain bisa memberikan nutrisi tambahan untuk tanah, juga bisa memperbaiki sifat tanah.

Tanah dengan tambahan pupuk kompos bisa menyerap air lebih banyak, mencegah kerusakan tanah, mendorong pertumbuhan mikroorganisme tanah, dan meningkatkan cadangan hara tanah.

Loading...
0 Shares

No Responses

Write a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: