Sawi Caisim

Cara Membudidayakan Caisim dengan Organik

Caisim atau kita kerap menyebutnya sebagai sawi merupakan  salah satu sayuran yang dapat diolah melalui tahapan budidaya caisim organik.

Sayuran berwarna hijau ini biasanya menjadi campuran berbagai makanan, seperti nasi goreng, mie goreng, dan juga kwetiauw yang dijual oleh pedagang gerobak.

Untuk membudidayakan caisim, terbilang sederhana karena Anda dapat menanamnya pada dataran rendah maupun dataran tinggi.

Tanaman ini dapat ditanam pada ketinggian mencapai 1200 meter di atas permukaan air. Namun, banyak orang lebih memilih menanam caisim pada ketinggian 100-200 m.

Cara Budidaya Caisim dengan Organik

Kandungan baik berupa vitamin A pada caisim merupakan kandungan penting untuk kesehatan tubuh. Bukan hanya vitamin A, kandungan vitamin C juga merupakan asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Konon, caisim mampu menghilangkan batuk dan gatal di bagian tenggorokan.

Penasaran dengan tata cara penanamannya? Berikut langkah-langkah yang dapat Anda tempuh untuk menanam caisim secara organik:

1. Penyiapan Benih

Hal pertama yang harus disiapkan untuk membudidayakan caisim adalah menyiapkan benih untuk penanaman.

Untuk memperoleh benih dari caisim ini, tanaman harus dikembangbiakkan sampai terdapat bunga bermekaran. Umumnya caisim dapat berbunga hingga masa tanam selama 70 hari.

Benih caisim ini tidak dapat langsung digunakan setelah masa panen, namun Anda harus mengeringkannya kurang lebih selama 1 sampai 2 hari dengan penjemuran.

Penyimpanan benih caisim ini dapat bertahan hingga maksimal 3 tahun jika diletakkan pada tempat yang efektif.

2. Pengolahan Tanah dan Penanaman

Tahapan kedua setelah penyiapan benih adalah Anda dapat melanjutkan dengan proses pengolahan tanah dan penanaman benih.

Untuk mengolah tanah, hal yang dapat dilakukan adalah mencangkul tanah dan menggemburkannya dengan alat. Selanjutnya buatlah bedengan untuk tempat benih.

Jika semua sudah dipersiapkan, selanjutnya Anda dapat menanam benih caisim. Bibit caisim yang digunakan sebaiknya menggunakan bibit yang sudah tersemai beberapa daun.

Siram benih menggunakan air sampai terbentuk  berbagai daun yang dihadirkan dari benih tersebut.

3. Perawatan Tanaman Caisim

Jika tanah sudah diolah dan bibit sudah ditanamkan, Anda dapat melanjutkan tahapan ke perawatan sayuran sampai tiba masa panen.

Perawatan sederhana yang dapat dilakukan untuk merawat sayur caisim adalah menyiraminya dengan rutin. Untuk waktu penyiraman ini hanya di pagi dan sore hari.

Perawatan selanjutnya yang dapat diterapkan pada kebun caisim adalah penjarangan dan juga penyulaman. Penjarangan atau penambahan jarak dilakukan pada tanaman yang terlalu berdekatan.

Sementara untuk penyulaman dilakukan pada tanaman yang tidak bagus atau mati di kebunnya.

4. Panen

Terakhir, puncak dari segala budidaya caisim adalah memanen sayuran yang sudah matang dan layak panen.

Untuk mencapai tahapan panen ini sebelumnya Anda harus berkonsentrasi pada setiap langkah dari awal sampai akhir. Umumnya waktu panen sawi terhitung semenjak 40 hari dari masa tanam.

Hal penting yang wajib diperhatikan apabila Anda memanen caisim dan hendak menjualnya adalah jangan lupa untuk membersihkan bagian akar dari tanah serta lumpur.

Ketika membeli caisim di tukang sayur, kita pasti tidak pernah menemukan caisim yang memiliki akar, seperti kita memasak kangkung atau bayam.

Untuk membudidayakan caisim, proses pemilihan benih sampai dengan masa panen harus melalui tahapan yang optimal.

Proses budidaya caisim organik dan non organik pada dasarnya sama, yang membedakan adalah penggunaan pupuknya saja. Jika penanaman untuk organik sebaiknya menggunakan pupuk kandang dan untuk penanaman non organik dapat menggunakan kompos.

Loading...
0 Shares

No Responses

Write a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this:

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close