cara menanam tomat

Cara Budidaya Tomat dengan Mudah di Rumah

Tomat memang buah yang memiliki banyak gizi dan manfaat.. Warna dari masing-masing buah tomat juga berbeda.

Perbedaan warna ini juga menentukan perbedaan rasa pada isi buah tomat seperti manis, asam dan segar. Mungkin banyak yang penasaran bagaimana cara menanam dan budidaya tomat.

Ternyata caranya tidak sulit. Anda bahkan bisa melakukannya di berbagai media yang tersedia di rumah seperti polybag, pot atau lahan di sekitar Anda.

Tanaman tomat juga bisa Anda budidayakan dengan metode hidroponik yang kini makin diminati banyak orang.

Berikut Cara Budidaya Tomat di Rumah

1. Pilih Jenis Tomat

Ada banyak jenis tomat yang dapat Anda pilih. Bisa berdasarkan tipe atau warnanya. Bila Anda ingin menanam tomat yang memiliki rasa klasik untuk makanan Anda dapat memilih tomat merah atau hijau.

Bila Anda ingin mengkonsumsi secara langsung atau membuatnya menjadi minuman, Anda bisa memilih tomat jingga yang memiliki rasa manis.

Ada 2 jenis pertumbuhan tanaman tomat yakni determinate dan indeterminate.

  • Determinate yaitu pertumbuhan tomat tegak ke atas layaknya tumbuhan pada umumnya, dengan pertumbuhan determinate tomat biasanya akan cepat berbuah.
  • Berbeda dengan indeterminate dimana tanaman tomat tumbuh merambat.

2. Membersihkan Biji Tomat

Mendapatkan bibit tomat bisa dengan mengambil biji yang ada didalam buah tersebut. Belah tomat terlebih dahulu menjadi 2 bagian kemudian ambil bijinya dengan sendok.

Lalu letakkan biji tersebut di dalam wadah yang bersih. Biji tomat yang telah Anda bersihkan ini dapat didiamkan selama 2 hingga 3 hari.

Tujuan dari mendiamkan biji tomat selama 2 hingga 3 hari adalah untuk melakukan proses fermentasi.

Proses fermentasi akan mencegah biji terserang penyakit sehingga tanaman tomat akan tumbuh lebih baik dan tidak gampang terserang penyakit.

3. Mempersiapkan Benih Tomat

Setelah melalui proses fermentasi, Anda dapat mencuci bersih biji tomat. Apabila ada biji tomat yang terapung maka dapat dipastikan biji tersebut memiliki kualitas buruk dan Anda dapat membuangnya.

Jangan lupa tambahkan cuka dan garam pada air saat Anda mencuci biji tomat tersebut.

Tidak selesai disana, biji tomat ini harus Anda simpan kembali di dalam kulkas. Anda dapat membungkusnya dengan plastik bersih.

Diamkan biji tomat di dalam kulkas Anda selama satu hingga dua minggu sebelum siap ditanam.

4. Menanam Benih Tomat

Benih tomat dapat ditanam di pot terlebih dahulu sebelum Anda memindahkannya ke lahan. Caranya dengan menanam sebanyak 2 sampai dengan 3 benih tomat di dalam pot.

Buat lubang untuk menanam benih kemudian tutup kembali dengan tanah.

Biarkan biji yang telah di tanam di dalam pot selama kurang lebih satu minggu. Siram tanaman tomat secara rutin agar tanah tetap lembab.

Namun jangan menyiram terlalu berlebihan karena tanah yang terlalu lembap akan membuat benih menjadi busuk dan tidak akan berhasil untuk tumbuh. Simpan pot didalam tempat yang hangat.

5. Merawat Tanaman Tomat

Bila Anda hendak memindahkan tanaman dari pot ke lahan yang telah disiapkan, pastikan tanaman tomat telah tumbuh sepanjang 4 hingga 5 cm.

Perawatan

Untuk merawat tanaman tomat tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu menyiram tanaman secara rutin dan menjaga agar tanah di sekitar tanaman lembab dan tidak kering.

Untuk menghindari hama seperti ulat, Anda harus memperhatikan tanaman tomat setiap hari karena hama dapat dicegah dengan manual, yaitu menyingkirkan hama dengan sendiri tanpa menggunakan cairan kimia.

Untuk mencegah penyakit seperti jamur, Anda dapat menggunakan cairan fungisida.

Cara menanam dan budidaya tomat sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Kegiatan menanam dirumah seperti ini mungkin akan menjadi kegiatan yang menarik untuk dilakukan bersama keluarga di akhir pekan.

Hasil dari panen tomat bisa Anda gunakan sebagai bahan masakan yang bisa dinikmati di rumah juga.

Loading...
0 Shares

No Responses

Write a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: